Home > Harian > Ruby Alamsyah dan Roy Suryo Dalam Seminar Universitas Gunadarma

Ruby Alamsyah dan Roy Suryo Dalam Seminar Universitas Gunadarma

February 5th, 2010 Leave a comment Go to comments

Ruby Alamsyah dan Roy Suryo Dalam Seminar Universitas GunadarmaPostingan ini memang masih sedikit berkaitan dengan tema Roy Suryo vs Ruby Alamsyah beberapa waktu silam. Universitas Gunadarma menyelenggarakan kegiatan seminar ‘Continuous Security in Preventing Modern Crime 2010′ pada tanggal 4 Pebruari 2010, bertempat di Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina. Dalam kegiatan ini dari sekian pembicara yang dihadirkan salah duanya adalah Roy Suryo dan Ruby Alamsyah. Sesuai keahliannya, Ruby berbicara seputar ilmu digital forensik kepada ratusan mahasiswa Universitas Gunadarma. Ruby mengatakan bahwa digital forensik awalnya disebut sebagai komputer forensik. Namun agar lahan garapannya lebih luas nama itu diubah menjadi digital forensik. “Secara umum digital forensik adalah menganalisa barang bukti digital secara ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan di depan hukum,” papar Ruby.

Roy sendiri baru datang setelah satu jam lebih setelah acara berlangsung. Ia datang tepat setelah Ruby memasuki bagian kesimpulan presentasinya dan langsung disambut audiens. Roy mengaku terlambat karena harus mengikuti acara Panja TVRI hingga 13.30 WIB. Jah elah ;))

source info: seminar.gunadarma.ac.id, detikcom

spread with Belajar SEO WordPress
  • del.icio.us
  • Digg
  • Reddit
  • Mixx
  • Propeller
  • StumbleUpon
  • Sphinn
  • Yahoo! Buzz
  • Facebook
  • Technorati
  • Google Bookmarks
  • MisterWong
  • NewsVine
  • FriendFeed
  • Yahoo! Bookmarks
  • LinkedIn
  • email
  • PDF
  • Print

Related posts:

  1. Roy Suryo vs Ruby Alamsyah
  1. February 6th, 2010 at 15:25 | #1

    alesan aja nih ROy hehehe

  2. February 6th, 2010 at 17:49 | #2

    kalo saja Mr Roy s. datang saat ruby berceramah,,
    pasti rame deh,, hehe

    salam blogging..

  3. February 7th, 2010 at 04:33 | #3

    teu aneh mun si RS mah =d>

  4. February 9th, 2010 at 00:27 | #4

    gitu dong. akhirnya ada “saingannya” si Om teh. itu bagus buat masyarakat dan juga pers, biar punya referensi pakar lain. dan ada variasi juga. :d

:) =d> =)) :d :( :(( :era :ngigel ;) :x =(( 8-| /:) :o :-? :bingung :heot [-o< [-( :)>- ~o)