Point Of Purchase Marketing
Ragam/ Jenis materi POPC
Pemasar menggunakan beragam jenis dari POPC, diantaranya berbagai jenis dari rambu-rambu (sign), mobil, plakat, unit checkout, banner, rak dagang, pembicara, lampu, plastik, poster tembok dan lain sebagainya .
Materi POPC oleh industri diklasifikasikan menjadi 3 kategori, yaitu :
- POP permanen : display/pajangan atau tanda yang dipakai dalam jangka waktu 6 bulan atau lebih.
- POP temporal/sementara : display/pajangan atau tanda yang digunakan dalam waktu kurang dari 6 bulan
- Media dalam toko : periklanan (advertising), dan promosi penjualan (contoh : POP radio, iklan di toko, pembicara)
Pertumbuhan Dramatis dari POP
Perusahaan sekarang sedang giat meningkatkan investasinya dalam promosi perusahaan/produk yang mereka buat dengan menggunakan materi-materi POP. Pengeluaran/investasi untuk POP telah meningkat di Amerika Serikat dengan persentase 12%/tahun, pengeluaran rutin dalam toko sekarang mencapai 12 milyar dollar, perkembangan yang impresif ini didasarkan fakta bahwa materi/bahan POP sangat efektif dalam proses pemasaran.
Untuk pembuat/perancang, POP menjaga nama dan label perusahaannya POP memberikan kesan yang bagus untuk penawaran khusus pada promosi penjualan dan membantu memberi rangsangan pada penjualan .
POP membantu pengecer dengan menarik perhatian konsumen, meningkatkan minat belanja pada konsumen dan keinginan untuk menghabiskan waktu di dalam toko yang tentu saja akan menigkatkan volume penjualan dan meningkatkan laba bagi penjual. POP membantu membantu pengecer toko dengan mengefektifkan ruangan yang minimal menjadi keuntungan yang maksimal dengan cara menampilkan beragam produk dalam suatu rak yang cantik baik bentuk ataupun dekorasinya .
221208
hmm jari terasa masih kaku untuk kugerakan hari ini, entah apa yang sebenarnya harus ku torehkan disini, hari ini begitu berarti bagiku, hari ini mungkin pengalan berkah bagi diriku, hari ini entah, entah apalagi yang harus kutuliskan, hanya saja secangkir kopi dan kepulan asap rokok kembali menyaksikan kegilaanku, kegilaanku pada hari ini, tarian jemari tanganku diatas toots-toots keyboard seakan melayang entah kemana…
hari ini hanya ingin kuucapkan beribu terima kasih untuk mama, untuk kasih sayang, untuk doa-doa yang selalu kau lafalkan untuk anakmu ini, kemarin, sekarang, besok dst.
221208 I just wanna thanks for happyness, love, loving, my mom, t okky (a great friend, a great mom, a great inspirations), this blog and all of my silly project on d net.
Terima kasih untuk hari ini, untuk semua doa kalian, untuk semua nasihat dan dukungan.
Bandanaku Bandanamu Sama-Sama Bandana
Bandana, mungkin gak asing di telinga kita dengan kata bandana, terlebih bagi mereka yang suka melakukan kegiatan di alam terbuka (PKAT). Lalu apakah sebenernya bandana itu? Apakah hanya PKAT saja yang familier dengan bandana? Hehe untuk mengupasnya saya yang sok tau ini sedikit menelanjangi mengenai bandana dalam media ini.
Bandana berasal dari kata dalam kamus Hindu yaitu ‘Bandhu’ yang artinya cara sederhana pewarnaan kain, tidak berbeda dengan pembuatan kain jumputan. Alih-alih bandana menjadi sebuah istilah untuk kain saputangan besar atau bagi sebagian orang dikatakan sebagai slayer/syal. Warna bandana dihasilkan dari proses pencelupan, persis seperti halnya kain batik, sebetulnya jika menurutku gak jauh beda antara batik dan bandana hanya saja yang membedakan adalah ukuran dan warna saja. Begitupula dengan motif yang dihasilkan, sama saja ada yang menggunakan proses marking atau cap ada juga dengan motif handmade yang dimotif manual dengan tangan.
Bandana biasa dikenakan di leher oleh para cowboy di daerah western dengan cara dililitkan atau dilipat menjadi segi tiga dan ditalikan di leher yang fungsinya untuk melindungi wajah dari debu. Bandana ini populer pada periode tahun 1950 – 1960 tepat ketika pakaian cowboy digandrungi oleh dunia hehe. Bandana juga sering dipakai oleh para pendaki gunung untuk melindungi kuping dari udara dingin atau sekedar menutupi kepala dari terik matahari sebagai pengganti topi. Apakah bandana hanya dipake cowboy ataw pendaki gunung? jawabannya tentu tidak, bandana juga biasa dikenakan oleh bikers, maksud saya pengendara motor besar, dan belakangan bandana merambah kesegala kalangan, tidak menutup hanya untuk kalangan tertentu saja, yang jelas dari sekitar tahun 2000 bandana menjadi in dalam fashion anak muda (paling gak yang sedikit aku amati) dan guest what… hehe mungkin karena perluasan fungsi bandana, banyak produsen-produsen bandana memodifikasi produknya dengan fungsi lain eg: shirt, skirt, bra, etc. Tentunya tanpa menghilangkan kekhasan bandana itu sendiri yaitu motif dan warnanya.
Tapi mungkin bagi komunitas pendaki gunung atau bikers bandana merupakan trademark atau salah satu identitas dan bukan hanya merupakan fashion saja
Dan yang jelas bandana bagi sebagian orang dijadikan pernik koleksi karena motif yang berfariasi dan daya tariknya yang khas, salah satunya saya hehe. So anda tertarik untuk beralih dari saputangan biasa atau saputangan handuk anda ke bandana? ![]()
Range harga : dari Rp.5000 (kalo di kakilima) sampai ratusan Dolar, tergantung belinya dimana, tergantung kualitas bahan dan proses pembuatan.
source yang dicontek :
- The Ensiclopedia of Fashion by Georgina O’hara 1986.
- Opey Production. Bandana Leaflet 2001.









