Chile Earthquake – Massive 8.8 magnitude earthquake struck Chile early Saturday, collapsing buildings, killing at least 16 people and downing phone lines. CNN International reports that the earthquake has generated a Tsunami. Warnings have been issued for Chile and Peru. A tsunami watch has been issued for Ecuador, Colombia, Panama, Costa Rica and Antarctica.
The quake hit 200 miles (325 kilometers) southwest of the capital, Santiago, at a depth of 22 miles (35 kilometers) at 3:34 a.m. (0634 GMT; 1:34 a.m. EST), the U.S. Geological Survey reported.
The epicenter was just 70 miles (115 kilometers) from Concepcion, Chile’s second-largest city, where more than 200,000 people live along the Bio Bio river, and 60 miles from the ski town of Chillan, a gateway to Andean ski resorts that was destroyed in a 1939 earthquake.
Sumbar kembali diguncang gempa bumi dengan kekuatan diatas 5 skala richter hari ini yaitu tepatnya pada rabu pagi hari. Gempa pertama terjadi pada pukul 08:11:57 WIB dengan magnitude 6.1 SR, koordinat 1.48 LS – 99.33 BT, 56 km Tenggara Siberut Mentawai-Sumbar dengan kedalaman 10 KM dan gempa ke dua terjadi pada pukul 08:47:17 WIB dengan magnitude 5.3 SR koordinat 1.69 LS – 99.10 BT, 46 km Tenggara Siberut Mentawai-Sumbar kedalaman 25 Km. Gempa ini tentu saja membuat panik warga namun sampai siang hari ini belum dilaporkan sejumlah kerusakan yang terjadi.
Sumber: bmkg.go.id
Ironis memang… tidak hanya korban yang semakin meningkat tapi harga tiket pesawat pun melambung tinggi, ya geram bener denger informasi ini, tindakan management maskapai penerbangan lokal yang konyol ditengah musibah besar yang melanda bangsa ini, strategi yang sangat bagus sekali, bagus karena gilanya managemen maskapai pesawat lokalan, memanfaatkan situasi dan menari diatas penderitaan bangsa sendiri. Meski pemerintah telah menghimbau (hanya menghimbau) agar pihak maskapai penerbangan tidak menaikan harga tiket dari dan ke padang, ya karena hanya himbauan dan bukan keputusan ya akhirnya itu boro-boro diindahkan, in fact harga tiket mencapai Rp. 1 Juta lebih dan bahkan nyampe dua kali lipat harga normal, gila yang biasanya hanya berkisar Rp.800-900 ribuan. Huh pumping marketing atau killing marketing ?
Mereka anggap musibah gempa ini seperti arus mudik kali ya? parah bener. Kayaknya pemerintah harus bener-bener memperhatikan hal ini ni, maksudnya menindak maskapai nakal yang menaikan harga tiket tujuan Padang. Ya mbo turut prihatin gitu kan bangsa kita sedang kesusahan eh malah ditambahin susah, bukannya bantuin eh malah menari-nari… dasar nakal, tak sentil koe 