Buku Membongkar Gurita Cikeas minggu-minggu ini memang banyak dibahas di berbagai media baik offline maupun online, buku karangan George J Aditjondro yang sedikit banyak mengupas keterkaitan lingkungan cikeas dengan skandal dana Bank Century beberapa waktu silam ini memang mengundang kontroversi di kalangan masyarakat luas. Banyak opini kemudian merebak karena terbitnya buku ini baik itu opini positif maupun opini negatif, ya bagaimana tidak menjadi kontroversi toh buku ini menyangkutpautkan RI 1 dalam kasus skandal Bank Century yang diduga berkaitan pula dengan dana kampanye SBY.
Terciptanya opini publik karena terbitnya buku ini memang sebuah hal yang lumrah dalam kondisi yang harus serba transparan seperti saat ini namun jika dipandang dari sudut lain buku seperti ini kadang dapat membuat dugan dan spekulasi lain di kalangan-kalangan tertentu khusunya kaum elit politik republik ini. Buku Membongkar Gurita Cikeas ini lebih ramai lagi diperbincangkan ketika secara tiba-tiba menghilang di peredaran pasar, bahkan toko buku besarpun tidak menyediakan buku ini, jelas ini menjadi pertanyaan publik dan tidak dapat ditutupi lagi babak baru opini kedua setelah terbitnya buku ini dimulai dan banyak disuarakan. Read more…
Tanggal 9 Desember dicetuskan sebagai Hari Antikorupsi Dunia oleh PBB pada tahun 2003. Hari ini dibelahan dunia manapun dan juga di negeri kita tercinta ini memperingati hari Antikorupsi ini dengan berbagai cara, seperti biasa dalam peringatan hari-hari besar dunia DEMO DAMAI banyak digelar termasuk di berbagai daerah di Indonesia, ricuh banyak terjadi di belahan bumi ini untuk memperingati hari antikorupsi ini. Ya wajar memang kericuhan terjadi oleh beberapa aksi demo yang banyak digelar, bagaimanapun ini merupakan aksi letupan kemarahan anak bangsa karena kebobrokan yang terjadi di belahan dunia termasuk di Indonesia.
Seperti kita ketahui korupsi merupakan tumila alias musuh dalam selimut yang merusak kekayaan dan moral bangsa, musuh yang paling bahaya adalah musuh dalam selimut, tidakkah demikian? musuh yang jelas terlihat mungkin nyata dan dapat langsung dipancung secara nyata, namun tdak demikian untuk para koruptor besar yang masih banyak melenggak-lenggok dibalut gemilang harta dan posisi jabatan yang menawan.
Hari Antikorupsi Dunia yang jatuh tepat pada hari ini jangan sampai hanya dijadikan sebuah pesta pora dan peringatan saja namun ini bisa dijadikan sebuah cermin bagi kita sebagai salah satu bagian public monitoring untuk setiap hal yang terjadi di negeri ini. Korupsi, Hukum dan Keadilan harus selalu kita monitoring begitu juga dengan jalannya penegakan hukum di negeri kita. Media online dan komunitas online bisa jadi merupakan sebuah power yang sangat kuat untuk melakukan hal ini. Bagaimanapun carut-marut keadaan bangsa ini harus perahan diobati, hukum di negeri ini harus benar-benar ditegakan tanpa pandang bulu. Read more…
Koin Untuk Prita Mulyasari masih terus digalang oleh berbagai aktivis yang haus akan keadilan, rasa simpati terus-menerus mendukung langkah Prita Mulyasari untuk terus melanjutkan perjuangan menegakan keadilan di ranah hukum negeri kita ini. Koin untuk sentil keadilan sampai saat ini terus dihimpun di berbagai daerah untuk mendukung prita yang jatuhi putusan denda sebesar Rp.204 juta oleh Pengadilan Negeri Banten. Dukungan dari rakyat terus-menerus mengalir karena rasa simpati yang sangat besar untuk kasus ini dimana hanya karena sebuah suara konsumen seorang prita harus menanggung beban ini, sebuah hak yang terbelenggu dan dimaki-maki oleh ketidak adilan negeri ini. Ya diharapkan dengan koin ini akan benar-benar menegur para penegak hukum dan penegakan hukum di negeri kita yang carut-marut ini.
Penghimpunan koin untuk prita ini banyak diserukan khususnya para pengguna forum juga social media seperti facebook dan twitter, namun gak kalah di alam nyata juga banyak digelar aksi serupa yang sangat besar di berbagai daerah. Untuk perkembangan kasus prita sendiri sekarang tengah mengajukan kasasi ke MA untuk memperjuangkan sebuah keadilan dan hak sebagai rakyat yang dibungkam karena suara.
Kasus pelik ini mungkin hanya satu yang terekspose, mungkin saja masih banyak kasus sejenis yang sama sekali tidak terekspose di media apa lagi di media online. Apa anda merasa peduli untuk kasus ini dan bersimpati untuk mendukung penegakan keadilan di negeri kita? sisihkan koin untuk Prita Mulyasari, dengan memberikan koin ini anda juga berarti telah mendukung upaya penegakan hukum dan keadilan di negeri kita tercinta ini. Read more…